Dalam lembah yang penuh nista
Saat kegelapan menutupi hati
Kulihat secercah cahaya MU
Laksana kerlipan bintang di gelap gulita

Kulangkahkan kaki dari lembah berlumpur ini Kudatangi Mu wahai pemilik KASIH
Kubersimpuh dikaki MU mengharapkan ampunan
Atas dosa dan noda

Kudatangi Mu karena aku rindu
Rindu akan arif bijak MU
Rindu akan tegur sapa MU
Rindu saat terindah yang pernah kumiliki dalam hidup
Saat aku bersama MU
(Kerinci, 5 Nov ’04)